Petakan Potensi Pelaku Usaha di Kabupaten Soppeng, BRMP Sistem Perkuat Rantai Nilai Pertanian
Soppeng – Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) melakukan pemetaan pelaku unit usaha eksternal di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari implementasi Program _Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment_ (I-CARE) Sub Komponen B2A. Kegiatan ini bertujuan memetakan arus lalu lintas aktivitas ekonomi, jaringan pemasaran, serta ceruk pasar yang beririsan dengan kawasan pengembangan korporasi petani di Kecamatan Marioriawa dan Ganra.
Pemetaan dilaksanakan di Kecamatan Marioriawa, Ganra, Lalabata, Donri-Donri, dan Lilirilau dengan melibatkan pelaku usaha sarana produksi, penyedia benih, jasa alat dan mesin pertanian, pengolah hasil, hingga pedagang. Melalui survei dan wawancara, tim mengidentifikasi pola pengadaan bahan baku, hubungan kemitraan, sebaran pasar, serta keterkaitan aktivitas ekonomi antarpelaku usaha di wilayah tersebut.
Didu Wahyudi, SE., M.Si selaku Penanggung Jawab kegiatan menyampaikan bahwa informasi yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan strategi intervensi bagi unit usaha eksternal agar mampu mendukung penguatan pemasaran komersial produk pertanian maupun produk olahan yang dihasilkan korporasi I-CARE. Strategi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, dan meningkatkan keterhubungan antara korporasi petani dengan pelaku usaha di sepanjang rantai nilai.
Melalui pemetaan ini, BRMP Sistem mendorong terbentuknya ekosistem agribisnis yang lebih terintegrasi, sehingga korporasi petani di Marioriawa dan Ganra tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga didukung oleh sistem pemasaran yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan.