BRMP Sistem Perkuat Hilirisasi Kakao Fermentasi - FGD Penyusunan Model Kelembagaan di Kolaka Timur
Kolaka Timur, 30 Juli 2026 – Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) melalui Kegiatan Kemitraan Kompetitif Program ICARE terus mendorong pengembangan hilirisasi kakao fermentasi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas kakao. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyusunan model kelembagaan hilirisasi kakao fermentasi melalui Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Kolaka Timur.
Sebelum pelaksanaan FGD, BRMP Sistem melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, dinas terkait, dan mitra strategis, serta survei lapangan ke sentra kakao dan kelompok tani. Dr. Fina Arpah selaku penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan bahwa tujuan koordinasi dan survei lokasi adalah untuk memetakan potensi produksi, penerapan teknologi fermentasi, kesiapan kelembagaan, serta peluang kemitraan dan akses pasar sebagai dasar penyusunan model kelembagaan dan rencana bisnis yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
FGD dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka Timur, Mulyadi, serta diikuti oleh perwakilan petani, pengurus koperasi, pelaku usaha, akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Sistem menghadirkan narasumber Prof. Dr. Rubiyo dari BRIN, Dr. Maesti Mardiharini dari BRIN yang hadir secara daring, serta Dr. I Wayan Alit Artha Wiguna, Founder PT CAU Coklat International, Bali, yang hadir secara langsung.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kelembagaan petani, penerapan standar mutu kakao fermentasi, skema pembiayaan usaha, hingga peluang kemitraan dengan sektor industri. Berbagai masukan dari peserta menjadi bahan penyusunan rekomendasi awal terkait materi dan struktur modul pelatihan, serta masukan awal mengenai model kelembagaan hilirisasi kakao dan pola kemitraan dengan offtaker, yang akan menjadi acuan dalam penyusunan rencana bisnis yang berkelanjutan.
Melalui FGD ini, BRMP Sistem memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga riset, pelaku usaha, koperasi, dan petani dalam membangun model kelembagaan yang mampu mendukung hilirisasi kakao fermentasi di Kolaka Timur. Hasil kegiatan diharapkan menjadi dasar implementasi pengembangan usaha kakao yang lebih terintegrasi, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi petani.