BRMP Sistem Awali Pengembangan Model Kelembagaan Hilirisasi Kakao Fermentasi di Kolaka Timur
Kolaka Timur, 29 April 2026 – Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) memulai pengembangan model kelembagaan hilirisasi kakao fermentasi di Kabupaten Kolaka Timur melalui kegiatan koordinasi lintas sektor dan survei lapangan. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kemitraan Kompetitif ICARE ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan model kelembagaan dan rencana bisnis pengembangan kakao fermentasi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah dan daya saing produk.
Koordinasi dan survei lapangan dilaksanakan di Desa Wonuambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (29/4). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh gambaran kondisi eksisting usaha tani kakao, potensi pengembangan, serta kesiapan kelembagaan petani dalam mendukung pengembangan hilirisasi.
Melalui kegiatan tersebut, BRMP Sistem juga menghimpun berbagai masukan dari pemerintah daerah, kelompok tani, dan mitra terkait sebagai dasar penyusunan model kelembagaan yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Informasi yang diperoleh diharapkan menjadi landasan dalam merancang skema kemitraan dan rencana bisnis yang mampu memperkuat rantai nilai kakao fermentasi secara berkelanjutan.
Pengembangan hilirisasi kakao fermentasi di Kolaka Timur diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen melalui penerapan proses fermentasi yang sesuai standar. Dengan dukungan kelembagaan yang kuat dan model bisnis yang terintegrasi, komoditas kakao diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi serta mampu membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat domestik maupun ekspor.