Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) mengusung modernisasi pertanian berkelanjutan dengan inovasi teknologi yang meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui penelitian, perakitan teknologi, mekanisasi, dan digitalisasi, BRMP membangun sistem pertanian yang cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
BRMP Penerapan menyediakan beragam layanan untuk memastikan produk dan teknologi pertanian memenuhi standar mutu, keamanan, dan keberlanjutan.
Balai Besar Pengembangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian menyediakan sarana komunikasi, akses informasi, dan layanan pengetahuan yang terbuka untuk publik. Melalui menu ini, masyarakat, pelaku usaha, peneliti, maupun pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan, memperoleh informasi, dan mengakses sumber daya pengetahuan dengan mudah dan transparan.
Dr. Muhammad Thamrin lahir di Bulukumba pada tanggal 17 April 1967. Beliau merupakan seorang peneliti dan praktisi di bidang agronomi dan hortikultura yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan inovasi pertanian serta penguatan modernisasi sektor pertanian di Indonesia. Kariernya di lingkup Kementerian Pertanian menunjukkan konsistensi dalam pengabdian terhadap riset, pengembangan teknologi, dan implementasi program strategis nasional.
Perjalanan kariernya di bidang penelitian pertanian dimulai pada tahun 2014 sebagai Peneliti Agronomi dan Hortikultura di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan. Berkat kompetensi dan kepemimpinannya, beliau dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Ketua Tim Program BPTP Sulawesi Selatan (2016–2018), Kepala BPTP Papua (2018–2020), Kepala Balai Penelitian Sayuran (Mei–Desember 2020), serta Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias pada periode 2020–2022.
Selanjutnya, pada tahun 2023 hingga 2025 beliau mengemban amanah sebagai Kepala Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi. Sejak tahun 2025 hingga saat ini, Dr. Muhammad Thamrin menjabat sebagai Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi, dengan fokus pada penguatan inovasi teknologi, modernisasi sistem budidaya, serta peningkatan produktivitas komoditas padi melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi.
Latar belakang pendidikan beliau menjadi fondasi kuat dalam perjalanan profesionalnya. Ia meraih gelar Sarjana (S1) Budidaya Pertanian dari Universitas Muslim Indonesia pada tahun 1993. Selanjutnya, beliau menyelesaikan pendidikan Magister (S2) di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada program studi Agronomi dan Hortikultura pada tahun 2008, dan melanjutkan pendidikan doktoral (S3) di bidang yang sama di IPB hingga lulus pada tahun 2014.
Atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan sektor pertanian, Dr. Muhammad Thamrin menerima berbagai penghargaan, di antaranya Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya X Tahun pada tahun 2012 dan Satyalencana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2022 yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Dengan pengalaman panjang, kepemimpinan yang kuat, serta komitmen terhadap inovasi pertanian, beliau terus berperan aktif dalam mendorong modernisasi pertanian nasional, khususnya dalam pengembangan komoditas padi berbasis teknologi dan pendekatan berkelanjutan.